Tips Membawa Bayi Naik Pesawat

Membawa bayi naik pesawat.Apakah boleh? beresiko tidak untuk kesehatan? bagaimana cara mengajak bayi bepergian naik pesawat terbang dengan aman nyaman dan tidak stres? Apa yang harus dilakukan ketika di bandara dan ketika di dalam pesawat? Artikel ini akan menjawab pertanyaan pertanyaan di depan.Membawa bayi dalam penerbangan diperbolehkan dengan mengikuti berbagai prosedur yang ditetapkan oleh pihak maskapai penerbangan.Pada umumnya, umur bayi paling aman untuk ikut perjalanan udara minimal 3 bulan, pada usia 3 bulan daya tahan lebih kuat menghadapi perubahan keadaan. Berikut ini beberapa peraturan penerbangan dengan membawa bayi dari berbagai maskapai terkemuka di Indonesia

Lion Air Group (Lion Air, Wings Air)
Bayi kurang dari 2 hari tidak diperbolehkan ikut penerbangan lion Air.Bayi umur 3 sampai 7 hari harus dengan surat rekomendasi dokter yang menyatakan bahwa bayi tersebut cukup mampu secara kesehatan untuk ikut dalam penerbangan.detail

Garuda Indonesia
Bayi di bawah umur 7 hari tidak diperkenankan ikut penerbangan Garuda.Bayi harus disertai seorang dewasa yang memangkunya.

Air Asia
Bayi yang diizinkan terbang bersama Air Asia adalah berumur 9 hari dan kurang dari 24 bulan.Bayi harus disertai pendamping dan memangkunya di dalam pesawat.detail

Sriwijaya Air, NAM Air
Kategori bayi masuk dalam kelompok usia 0-23 bulan, dengan lingkar pinggang tidak melebihi 40cm dan kepala bayi tidak melebihi hidung bawah pemangku.detail

Barang wajib bawa ketika membawa bayi naik pesawat.

Popok, tisu (basah dan kering), baju cadangan ketiga barang ini harus dibawa ketika membawa anak bepergian.Kena Muntahan atau mungkin kena makanan bayi tumpah sebaiknya segera dibersihkan agar bayi / anak tetap nyaman dan tidak rewel di dalam pesawat

Susu, makanan bayi.Untuk perjalanan udara yang panjang lebih dari 2 jam bayi perlu diberi makanan / susu agar jangan sampai kelaparan atau dehidrasi.

Selimut, baju hangat, topi. Pakaian tambahan ini juga diperlukan mengingat suhu di dalam kabin yang dingin untuk menghindari bayi terlalu kedinginan sehingga berpotensi masuk angin / pilek.

Mainan kesukaan.untuk menghindari anak rewel bawalah mainan kesukaan si kecil.tetapi sebaiknya mainan yang mudah dibawa dan tidak berbahaya / keras.misal bola , boneka kecil atau mungkin baby music player akan menenangkan anak anda.

Ketika di bandara dan di dalam pesawat terbang.

Usahakan datang ke bandara lebih awal, untuk menghindari tergesa gesa ketika proses check-in dan proses scanning Security.Sambil menunggu Boarding ajak bayi atau anak anak beraktifitas misal diberi mainan kesukaanya atau diajak bercanda.Ini bisa mengurangi kemungkinan rewel dari buah hati anda.Bawa barang terpenting untuk bayi yakni popok, tissu, dan pakaian ganti di jadikan satu tempat misalnya kantong plastik, agar sewaktu waktu diperlukan mudah mengambilnya misalnya ketika bayi buang air atau muntah agar segera dibersihkan .Usahakan agar sikecil tenang dan merasa nyaman dengan dipangku dan diberikan susu.Jangan sampai kebosanan menghinggapi karena akan membuat anak revel.Mainan kesukaan juga bisa membuat anak anda rilek dan ceria.