Rusia Mencoba Meramaikan Persaingan Dengan MC-21

Courtesy of Irkut Corporation/Handout via REUTERS

Rusia sukses melakukan penerbangan perdana dari pesawat penumpang jarak jauh (medium range) MC-21 baru baru ini. Pesawat ini digadang gadang untuk menandingi pesawat produksi “Barat”.Tidak bisa dibantah lagi, persaingan dua raksasa Boeing dan Airbus sangat mendominasi dan mustahil dikalahkan dalam industri kelas berat produksi pesawat berpenumpang.Rusia dan China tampaknya ingin mencoba meramaikan persaingan dengan terus menggenjot industri penerbangan pesawat komersil.

Berselang tiga minggu setelah China menggelar penerbangan perdana jet penumpang C919, dalam sebuah pernyataan mengejutkan, Irkut Corporation (IRKT.MM) dan perusahaan induk yang dikendalikan United Aircraft Corporation (UAC) mengatakan bahwa model MC-21-300 telah berhasil menyelesaikan penerbangan 30 menit pada ketinggian 1.000 meter dan menempuh jarak 300 km per jam.

Pejabat Rusia mengatakan MC-21 lebih unggul dalam beberapa hal dari produk barat, namun dibantah oleh analis Barat mengatakan bahwa baik Rusia maupun China menghadapi tantangan besar untuk menghancurkan duopoli pesawat transatlantik.
“Misi penerbangan telah selesai. Penerbangannya baik-baik saja, tidak ada pengamatan yang akan mencegah pengujian lebih lanjut,” kata pilot uji Oleg Kononenko mengomentari hasil penerbangan perdananya dengan MC-21.

MC-21 PESANAN PERUSAHAAN

Presiden Vladimir Putin memanggil Direktur Irkut, Jenderal Oleg Demchenko dan memberikan ucapan selamat kepadanya dan karyawannya.presiden menyebut ini sebagai “peristiwa penting” untuk perkembangan industri pesawat komersil dalam negeri Rusia.MS-21 akan dibangun dalam dua varian: MC-21-300 yang memiliki 160-211 kursi, dan MC-21-200 kemudian akan memiliki 130-165 kursi.Produksi diperkirakan akan dimulai dalam dua tahun ke depan dan media pemerintah mengatakan sejumlah kontrak dengan operator domestik dan asing telah disepakati.