Malaysia Airlines Diancam Bom

police

Andrew Leoncelli / AFP

Pesawat terbang milik Malaysia Airlines Airbus A330-300 memutar kembali ke Melbourne sesaat setelah lepas landas pada tanggal 31 Mei, setelah seorang penumpang melakukan ancaman bom dan mencoba memasuki kokpit.

Pesawat tersebut berangkat dari Melbourne pada pukul 23:11 waktu setempat tujuan ke Kuala Lumpur, Malaysia. Sekitar 4 km dari bandara Melbourne, seorang penumpang laki-laki meninggalkan tempat duduknya, mengatakan bahwa dia membawa sebuah bom dan berusaha memasuki kokpit, kata Troy Langdon seorang pejabat keamanan dalam sebuah konferensi pers.

Kru kabin berhasil meringkus penumpang yang bermasalah tersebut, dan memutuskan untuk kembali ke Melbourne agar pihak berwajib menangani situasi darurat tersebut.Pesawat berhasil mendarat pada pukul 23:47 waktu setempat, dan aparat keamanan bersenjata memasuki pesawat dan mengamankan pengacau keamanan itu.

Pihak Bandara Melbourne mengkonfirmasi setelah insiden tersebut menunda beberapa penerbangan baik yang datang maupun akan pergi dari Melbourne sampai situasi dinyatakan aman oleh pihak berwajib setempat.