Mengenal Lebih Dekat Shaanxi Y-8

Pada tahun 60an, China membeli beberapa pesawat pengangkut udara An-12 dari Uni Soviet.Pembelian ini disertai dengan lisensi untuk perakitan local An-12 di China.Namun seiring dengan perpecahan Uni Soviet, program lisensi perakitan An-12 di China mulai bermasalah karena pihak Soviet mulai menarik bantuan teknis.Pada tahun 1969 Xian Aviation Company mulai merekayasa pesawat ini untuk produksi lokal dan diberi nama Y-8.

Y-8 melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 1974. Kemudian produksi dipindahkan dari Xian ke Shaanxi Aircraft Factory. Produksi dimulai pada tahun 1981.Diperkirakan pesawat Y-8 169 diproduksi sampai 2010. Y-8 menjadi salah satu pesawat angkut militer dan sipil China yang paling populer.. Y-8 telah diekspor ke Burma, Pakistan, Sri Lanka, Sudan, Tanzania, Venezuela, dan mungkin beberapa negara lainnya.

Y-8 memiliki hidung yang transparan, dan yang berbeda dari An-12, Y-8 dilengkapi dengan empat mesin turboprop WJ-6.Pesawat ini memiliki kapasitas muatan 20 t, memungkinkan untuk membawa pasukan, berbagai muatan militer, persediaan dropping dan pasukan terjun payung. Bisa juga melakukan misi evakuasi medis.

Y-8 mempunyai banyak variasi produk dalam perkembanganya, Model produksi awal memiliki lima awak, terdiri dua pilot, insinyur penerbangan, navigator dan operator radio. Pada model selanjutnya kru direduksi menjadi tiga, termasuk dua pilot dan loadmaster.Y-8 versi berpenumpang melibatkan Lockheed Martin dalam perancangan kabin.

Negara yang mengoperasikan Y-8 adalah China, Myanmar, Pakistan, Sudan, Tanzania, Venezuela dan Sri Lanka.Y-8 milik Angkatan Udara Myanmar, dilaporkan mengalami insiden, dan putus kontak hilang dari radar pada 7/6/17.