Penerbangan lebih dari 15 jam non stop

17h 15m: Emirates Boeing 777-200LR – Auckland (AKL) to Dubai (DXB)

Diperkenalkan pada Maret 2016, penerbangan mulai dari Selandia Baru dengan tujuan Uni Emirat Arab, jarak tempuh mencapai 8.825 mil. Emirates menerbangakan Boeing 777-200LR untuk rute ini, bisa disebut sebagai penerbangan kemersil paling lama di dunia. Anda bisa berada di udara selama 17 jam dan 15 menit.


17h: Qantas A380-800 – Dallas (DFW) to Sydney (SYD)

Dengan jarak 8.578 mil dan durasi penerbangan mencapai 17 jam, layanan Qantas “Dallas-to-Sydney” menggunakan pesawat terbang Airbus A380-800, pesawat jumbo kebanggan Airbus yang bisa menampung hingga 484 penumpang.Dengan layanan First Class dan Bussines class nya Qantas mencoba memberikan layanan yang nyaman kepada penumpang untuk menghabiskan 15 jam waktunya di udara.

16h 20m: United Dreamliner 787-9 – San Francisco (SFO) to Singapore (SIN)

Mengandalkan Boeing 787-9 Dreamliner yang di klaim sebagai pesawat terbang irit BBM, United airline mulai juni 2016 menambah rute terbang jarak jauhnya dari San Fransisco ke Singapura (8.446 mil). Sebelum menggunkan 787-9 Dreamliner United harus transit via Tokyo Jepang sebelum ke Singapura.

16h: Delta 777-200LR – Atlanta (ATL) to Johannesburg (JNB)

layanan ini sudah diberikan Delta Airline sejak tahun 2009. Menghubungkan dua buah kota terbesar dari Amerika serikat dan Afrika Selatan.Jarak Tempuh Atlanta ke Johannesburg mencapai 8.439 mil.Butuh waktu sekitar 15 jam untuk mencapainya.

15h 50m: Etihad 777-200LR – Abu Dhabi (AUH) to Los Angeles (LAX)

Etihad Airline juga tidak mau kalah bersaing dalam hal terbang jauh.Layanan penerbangan Abu Dhabi ke los Angeles menempunh jarak 8.390 Mil menggunakan Boeing 777-200LR juga meghabiskan waktu hampit 16 jam.Premium service khas Etihad akan memanjakan penerbangan lama para penumpang.