Helikopter Basarnas Crash di Temanggung Jawa Tengah

Sebuah Helikopter Dauphin milik Badan SAR Nasional (Basarnas) jatuh di Temanggung, Jawa Tengah, Minggu 2 Juli 2017. Helikopter jatuh di perbukitan Desa Canggal, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung.

Beberapa Sumber menyebutkan Helikopter naas tersebut dalam penrbangan ke Banjarnegara untuk melakukan pengamatan udara danmembantu proses evakuasi letusan Kawah Sileri di kawasan Dieng.Heli berwarna orange tersebut disiagakan di pintu keluar tol fungsional Gringsing, Kabupaten Batang, selama arus mudik dan balik Lebaran.

Berdasarkan Manifest, Helikopter tersebut membawa 8 orang, yang terdiri dari 4 Kru dan 4 orang anggota Basarnas.Kedelapan penumpang tersebut telah dinyatakan meninggal dunia, dan dievakuasi ke RSUD Kabupaten Temanggung.

“Dia ini berangkat pada pukul 16.00 WIB, baru 12 menit perjalanan kita dapat info dari transmisi lokal itu heli mengalami crash,” ujar Marsekal Muda Muhammad Syaugi, Kepala Basarnas.
Menurutnya, helikopter itu akan melakukan perjalanan ke Dieng. Jarak yang tempuh waktu dari tempat heli berangkat ke Dieng adalah 15 menit.

“Harusnya dia terbang 15 menit, tapi di menit ke 12, dari alat transmisi lokal itu dikabarkan heli mengalami crash atau benturan,” ucapnya.

Namun, Syaugi belum bisa memastikan penyebab kecelakaan tersebut. Menurutnya penyebab kecelakaan akan diumumkan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportas (KNKT).