Antonov An-12BP Pesawat Kargo Militer Bersuara Bising

Jumat, 14 Desember 2018 sekitar pukul 01 dini hari, masyarakat di beberapa wilayah Jawa Tengah seperti Pekalongan dan Semarang dikejutkan oleh suara aneh yang cukup keras yang sumbernya dari langit. Suara bising tersebut menyerupai suara pesawat terbang. Ada berbagai spekulasi dan pendapat yang beredar di masyarakat. Sebagian percaya bunyi tersebut bersumber dari pesawat terbang yang melintas rendah, tidak sedikit pula warganet yang menghubung hubungkan suara tersebut dengan berbagai hal gaib. Seperti tanda tanda akan datangnya bencana. 

Setelah viral di berbagai media sosial dan online, beberapa pihak mulai mengeluarkan steatmen mengenai sumber suara aneh di tengah malam itu. Walaupun tidah menyebutkan secara pasti asal suara , seperti dikutip dari detik.com pihak Airnav Indonesia membenarkan bahwa ada pesawat terbang militer asing yang terbang melintasi wilayah di sebagian pulau jawa dimana muncul suara aneh itu.

Pesawat Antonov An-12BP terdeteksi melintas di Pantura Jawa berbarengan dengan suara meraung-raung yang didengar warga. AirNav membenarkan pesawat jenis Antonov An-12BP melintas saat itu. “Betul. (Rute) Jakarta-Melbourne,” kata Manajer Hubungan Masyarakat AirNav Indonesia Yohanes Harry Sirait kepada detikcom, Sabtu (15/12/2018).

Dikutip dari situs Global Air, pesawat ini memiliki panjang 33 meter dengan rentang sayap 38 meter. Tinggi pesawat ini 10,53 meter. Sebagai perbandingan, pesawat Boeing 737-800 memiliki panjang 39,5 meter, rentang sayap 35,79 meter, dan tinggi sayap 12,5 meter. Pesawat tersebut dibekali mesin turboprops dan empat baling-baling. Antonov An-12BP bisa mengangkut 90 tentara dan berkecepatan maksimum 777 km/jam.

Dilihat dari fungsinya pesawat Antonov An-12 adalah pesawat kargo / angkut militer kelas menengah yang di buat oleh perusahaan Antovov dari Rusia. Mengandalkan 4 buah mesin turboprop, pesawat ini sangat diandalkan sebagai kargo udara militer. Sama dengan Hercules dan kawasaki C2, pesawat Antonov An-12 termasuk pesawat jenit sayap tinggi.

Dibuat dalam beberapa varian An-12 masih di operasikan oleh beberapa operator diberbagai negara, pengguna didominasi dari negara negara pecahan Uni Soviet, beberapa dari benua Afrika dan Asia.

Sumber Foto : tekno.tempo.co